Selasa, 25 Agustus 2026

 

JAMAN

Cucu Cucuku,

Dijaman yg semakin tidak pasti

Semakin tidak adil dan tidak beradab

Pemimpin kehilangan wibawa

Cacian makian terdengar dimana mana dan Negara yg seakan tanpa haluan

Tidak usah bertanya, mengapa ?

Cukup lakukan saja

Tidak usah bertanya, kemana ?

Cukup jalani saja

Dan Tidak usah bertanya, bagaimana ?

Cukup nikmati saja

Hidup tidak serumit rumus kimia atau hitung hitungan seperti matematika

Cukup berserah saja.

Kurang apa lagi cucuku?

Lihatlah,

semua sudah tersedia dan Terhampar di mana mana.

Ambilah secukupnya.

 

Cucu Cucuku,

Dijaman yg semakin tidak pasti

Semakin tidak adil dan tidak beradab

Jangan ikuti mereka

Yg sedikit berbuat tetapi banyak meminta

Yang seperti ini akan Nampak miskin selamanya

Yang matanya melihat tetapi hatinya buta

Mereka Hanya mementingkan dirinya sendiri

Yg sedikit bersujud tetapi banyak berdo’a

Seakan akan Alloh pelit kepada hambanya padahal, dia sendiri yg pelit kpada Tuhannya

Jangan ikuti mereka

 

Cucu cucuku

Ingatlah.

Yang abadi dalam dirimu hanyalah hati dan nuranimu, bukan tubuhmu bukan hartamu, maka sujudlah. Meskipun hanya berbisik ke bumi tetapi terdengar sampai kelangit

Dan Merendahlah sampai orang lain tidak bisa merendahkanmu

Sayyidul Istighfar

 

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

   “Ya Allah, Engkaulah Tuhanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau sudah menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu. Aku akan berusaha selalu ta’at kepada-Mu, sekuat tenagaku Yaa Allah. Aku berlindung kepada-Mu, dari keburukan yg kuperbuat. Kuakui segala nikmat yang Engkau berikan padaku, dan kuakui pula keburukan-keburukan dan dosa-dosaku. Maka ampunilah aku ya Allah. Sesungguhnya tidak ada yg bisa mengampuni dosa kecuali Engkau.” 

 

 

Primatani 11/8/26

JATAH WADAH dan WAYAH

Anakku

Sadar diri atas kapasitas hati

Sebelum meminta, mengejar angan angan

Agar tidak menjadi petaka di kemudian hari.

Besarkanlah wadah agar jatah tidak tumpah.

 

Ketika kamu mau menerima perbedaan.

Ketika kamu mau mendengar nasehat

Ketika kamu mau melihat yang lemah

Ketika kamu bisa memberi dan berbagi

Ketika kamu merasa sama dengan yg lain

Artinya hatimu semakin lapang

 

Anakku

Ilmu dan harta seperti pisau bermata dua

Bisa melukai siapapun termasuk diri sendiri

Jangan sampai yg kau miliki menimbulkan duka dan penderitaan

Butuh kelapangan hati.

 

Anakku

Lihatlah pohon yg besar dan berbuah lebat awalnya dari biji yg tumbuh kecil dan lemah

Begitu juga manusia

Butuh perlindungan untuk tumbuh.

Hitunglah berapa banyak orang yg campur tangan sehingga kamu menjadi seperti sekarang ini

Pasti kamu tidak mampu.

Semua ber proses, Semua butuh waktu.

Bukankah Tanaman akan berbuah pada waktunya dan buah akan matang pada waktunya.

Jangan minta disegerakan atau dimundurkan.

Jalani saja jangan tanya kapan.

 

Anakku

Hatimu adalah wadahnya

Ilmu dan harta adalah jatahnya

Dan wayah adalah waktu.

Setiap orang punya wadah yg berbeda, punya jatah yg berbeda dan wayah yg berbeda

Jangan iri apalagi dengki,

Nikmati saja.

Tugasmu melapangkan hati …..

memperbesar wadah agar jatahmu tidak tumpah.

 

 

 

 

 

 

Primatani 18/8/26

Jumat, 30 September 2022


anak tirikah aku
.

apa karena otakku terbelenggu dengan tatanan masa lalu

dan gagap dengan tatanan masa kini

aku yang petani, merasa menjadi anak tiri

lahan sawah penghidupaku

tidak lagi memberi cinta dan harapan.

lima tahun yang lalu aku kehilangan kuasaku atas lahanku.

dipaksa tanam tanam tanam 

belum tentu panen

padikupun seperti bukan milikku

solar kudapat penuh liku

pupuk di jatah separuh piring, jauh dari kenyang

derita apa lagi yang akan kudapat

pria berdasi yang kemarin datang dengan harapan

kini ingkar dan menghianati.

oooo anak tiri yang menjadi rodi.............

Senin, 17 Desember 2018

potensi pangan,


POTENSI YG MASIH TIDUR
RIBUAN HEKTAS terbentang luas akibat dari sedimen yang membut segara anakan mengalami pendangkalan.
upaya sudah ada diantaranya tambak udang.  andai ada uluran tangan yang peduli, ribuan ton pangan akan dihasilkan di daerah ini.









SEMAI JARANG, SOLUSI HEMAT BENIH DAN MENINGKAATKAN PRODUKTIFITAS

SEMAI JARANG ADALAH SOLUSI HEMAT BENIH DAN MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS

sebagian besar petani kita termasuk Penyuluh dan para ahli berpendapat bahwa dalam satu Ha kebutuhan benih padi sebanyak 25 kg. tetapi  sesungguhnya jumlah tersebut masih terlalu banyak dan bisa dikurangi sampai separuhnya.
beberapa petani yang sudah mencoba semai jarang 25 s/d 50 gram/m pesegi dan berhasil baik. mereka rata2 mengunakan benih tidak lebih dari 10kg/ha

beberapa kelebihan semai jarang al:
1.bibit tumbuh dengan sempurna,batangnya kokoh dan pertumbuhannya cepat sehingga waktu pindah tanam dapat dipercepat.
2. anakan akan tumbuh walaupun masih dipesemaian sehingga anakan produktif akan semakin banyak.
3. anjuran tanam 1 biji dapat mudah dilaksanakan oleh petani. meskipun batangnya sudah 3
4. pada lahan sawah yang tidak memungkinkan tanam benih muda karena genangan air yang tinggi waktu tanam dapat ditunda tanpa mempengaruhi pertumbuhan anakan produktif

kelemahannya dengan semai jarang al.
1. kalau dalam membuat tempat pesemaian pengolahan tanahnya kurang baik rumput akan cepat tumbuh.
2.tidak bisa ditanam dengan transplanter meskipun disemai dengan tray karena transplanter membutuhkan pesemaian yang rapat.
3. waktu mencabut benih membutuhkan waktu yg lebih lama karena harus satu persatu.

semai jarang adalah tehnologi sederhana yang semua orang bisa melakukannya




SELAMAT MENCOBA

Selasa, 06 November 2018

catatan yang tertinggal di tahun 2018


catatan akhir tahun 2017

Dibumiku.... IBU PERTIWI
Saat Derap kaki gemuruh  bagai angin di akhir januari.
Semua berlari berpacu mengejar  waktu.
Target..... ITU KATANYA

AKU hanya TERMENUNG
Mau ikut berlari seperti  temanku yang penuh peluh
Aku gagal paham pada rute yang ditempuh
Lalu aku tanya pada temenku yang  lain
Kemana arah yang mereka tuju?
Jawabnya tidak tau.

Sementara yang Aku lihat
Dibekas jejak mereka
Tanaman berserakan, terlindas derap kaki
Wereng bepesta pora.
Petani terkapar,
gagal panen.

Hahahahaaaaaaaaa
Aku tertawa pada kenyataan yang ada
Karena paket yang aku terima
Hanya gula-gula.
Manis, tapi aku telan ludah sendiri.

Hahahahhaaaaa
Aku atau mereka yang dungu.
Hahahahaahaaaa
Aku gagal paham

Kemarau masih juga belum berakhir kawan
Mungkin ini hukuman atas kesombonganku
Yang telah mendahului kehendak yang kuasa.
Karena...
Aku sudah terlanjur  tanam...
hahahaha diatas meja

aku sudah muak ber pura pura.

Rabu, 14 Februari 2018

memilih varietas yang sesuai untuk wilayah setempat

sering kita dengar petani menyampaikan bahwa varietas yang di tanam tidak baik atau sebaliknya.  Sebenarnya semua varietas itu baik, tergantung pada tujuan kita (produksi yg akan diharapkan, seperti, ketan, pulen,pera,  merah, hitam dll) dan kesesuaian terhadap agro ekosistem.  vearietas tertentu akan bisa tumbuh dan berproduksi baik apabila AES mendukung.  secara garis besar peneliti sudah menunjukkan seperti padi gogo, padi sawah, padi rawa, tahan salinitas, ketinggian lokasi dpl) ketahanan terhadap hama atau penyakit tertentu, mamun itu saja belum cukup.  petani atau penyuluh sebaiknya melakukan uji coba penanaman dalam jumlah yang tidak terlalu banyak atau diseminasi varietas, dan apabila hasilnya sesuai yang diinginkan baru dilakukan penanaman dalam areal yg lebih luas.  hal ini sangat penting terutama untuk program bantuan benih, jangan sampai kita salah memberikan rekomendasi yang berakibat pada kerugian petani.

semoga BERMANFAAT